Monday, April 21, 2014

PENTINGNYA KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DI DALAM PERUSAHAAN



Komunikasi berasal dari bahasa latin “communis” atau ‘common” dalam Bahasa Inggris yang berarti sama. Berkomunikasi berarti kita berusaha untuk mencapai kesamaan makna, “commonness”. Atau dengan ungkapan yang lain, melalui komunikasi kita mencoba berbagi informasi, gagasan atau sikap kita dengan partisipan lainnya. Kendala utama dalam berkomunikasi adalah seringkali kita mempunyai makna yang berbeda terhadap lambang yang sama.
Sebagai makhluk sosial , di dalam kehidupannya sehari – hari , manusia harus melakukan komunikasi dan interaksi dengan orang lain . Dalam komunikasi , manusia membutuhkan orang lain atau suatu kelompok untuk melakukan interaksi . Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesame kelompok dan masyarakat . Di dalam organisasi atau perusahaan tersebut biasanya selalu terdapat bentuk kepemimpinan yang merupakan masalah penting untuk kelangsungan berjalannya suatu organisasi atau perusahaan , yang terdiri dari pimpinan dan karyawan atau anggota . Di antara kedua belah pihak harus terjalin two way communications atau komunikasi dua arah atau komunikasi timbal balik . Untuk itu , diperlukan kerja sama untuk yang diharapkan untuk mencapai cita – cita , baik cita – cita pribadi atau organisasi / perusahaan , untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan yang diinginkan . Komunikasi dan Interaksi yang terjadi merupakan suatu proses adanya suatu keinginan masing – masing individu untuk memperoleh hasil yang nyata dan dapat memberikan manfaat untuk kelanjutan hidup mereka .

Bila sasaran komunikasi dapat diterapkan di dalam suatu organisasi atau perusahaan , maka sasaran yang dituju pun akan beraneka ragam tetapi tujuan utamanya tentulah untuk mempersatukan individu – individu yang tergabung di dalam organisasi atau perusahaan tersebut . Berdasarkan sifat komunikasi dan jumlah komunikasi , komunikasi dapat digolongkan ke dalam tiga kategori:

1. Komunikasi Antar Pribadi
Komunikasi ini penerapannya antara pribadi/individu dalam usaha menyampaikan informasi yang dimaksudkan untuk mencapai kesamaan pengertian, sehingga dengan demikian dapat tercapai keinginan bersama.

2. Komunikasi Kelompok
Pada prinsipnya dalam melakukan suatu komunikasi yang ditekankan adalah faktor kelompok, sehingga komunikasi menjadi lebih luas. Dalam usaha menyampaikan informasi, komunikasi dalam kelompok tidak seperti komunikasi antar pribadi.

3. Komunikasi Massa
Komunikasi massa dilakukan dengan melalui alat, yaitu media massa yang meliputi cetak dan elektronik. Dengan landasan konsep-konsep komunikasi sebagaimana yang telah diuraikan, maka kita dapat memberi batasan tentang komunikasi dalam organisasi atau perusahaan secara sederhana, yaitu komunikasi antarmanusia (human communication) yang terjadi dalam kontek organisasi atau perusahaan . Atau dengan meminjam definisi dari Goldhaber, komunikasi organisasi diberi batasan sebagai arus pesan dalam suatu jaringan yang sifat hubungannya saling bergabung satu sama lain (the flow of messages within a network of interdependent relationships).

Sebagaimana telah disebut terdahulu, bahwa arus komunikasi dalam organisasi meliputi komunikasi vertikal dan komunikasi horisontal. Masing-masing arus komunikasi tersebut mempunyai perbedaan fungsi yang sangat tegas. Berikut adalah pengertian dan fungsinya :


1. Downward Communications

Downward Communications adalah komunikasi yang berlangsung ketika orang-orang yang berada pada tataran manajemen mengirimkan pesan kepada bawahannya. Fungsi arus komunikasi dari atas ke bawah ini adalah:
Pemberian atau penyimpanan instruksi kerja (job instruction)Ø
Penjelasan dari pimpinan tentang mengapa suatu tugas perlu untuk dilaksanakan (job retionnale)
ØPenyampaian informasi mengenai peraturan-peraturan yang berlaku (procedures and practices)Ø Pemberian motivasi kepada karyawan untuk bekerja lebih baik.Ø

2. Upward Communication
Upward Communication adalah komunikasi yang terjadi ketika bawahan (subordinate) mengirim pesan kepada atasannya. Fungsi arus komunikasi dari bawah ke atas ini adalah:
 Penyampaian informai tentang pekerjaan pekerjaan ataupun tugas yang sudah dilaksanakan
ØPenyampaian informasi tentang persoalan-persoalan pekerjaan ataupun tugas yang tidak dapat diselesaikan oleh bawahanØPenyampaian saran-saran perbaikan dari bawahanØPenyampaian keluhan dari bawahan tentang dirinya sendiri maupun pekerjaannya.

3. Horizontal Communication
Horizontal Communication adalah tindak komunikasi ini berlangsung di antara para karyawan ataupun bagian yang memiliki kedudukan yang setara. Fungsi arus komunikasi horisontal ini adalah:

 Memperbaiki koordinasi tugas
ØUpaya pemecahan masalahØSaling berbagi informasiØUpaya pemecahan konflikØMembina hubungan melalui kegiatan bersama.ØProses Komunikasi

Proses komunikasi diawali oleh sumber (source) baik individu ataupun kelompok yang berusaha berkomunikasi dengan individu atau kelompok lain, sebagai berikut:

1. Langkah pertama yang dilakukan sumber adalah ideation yaitu penciptaan satu gagasan atau pemilihan seperangkat informasi untuk dikomunikasikan. Ideation ini merupakan landasan bagi suatu pesan yang akan disampaikan.

2. Langkah kedua dalam penciptaan suatu pesan adalah encoding, yaitu sumber menerjemahkan informasi atau gagasan dalam wujud kata-kaya, tanda-tanda atau lambang-lambang yang disengaja untuk menyampaikan informasi dan diharapkan mempunyai efek terhadap orang lain. Pesan atau message adalah alat-alat di mana sumber mengekspresikan gagasannya dalam bentuk bahasa lisan, bahasa tulisan ataupun perilaku nonverbal seperti bahasa isyarat, ekspresi wajah atau gambar-gambar.

3. Langkah ketiga dalam proses komunikasi adalah penyampaian pesan yang telah disandi (encode). Sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan cara berbicara, menulis, menggambar ataupun melalui suatu tindakan tertentu. Pada langkah ketiga ini, kita mengenal istilah channel atau saluran, yaitu alat-alat untuk menyampaikan suatu pesan. Saluran untuk komunikasi lisan adalah komunikasi tatap muka, radio dan telepon. Sedangkan saluran untuk komunikasi tertulis meliputi setiap materi yang tertulis ataupun sebuah media yang dapat mereproduksi kata-kata tertulis seperti: televisi, kaset, video atau OHP (overheadprojector). Sumber berusaha untuk mebebaskan saluran komunikasi dari gangguan ataupun hambatan, sehingga pesan dapat sampai kepada penerima seperti yang dikehendaki.

4. Langkah keempat , perhatian dialihkan kepada penerima pesan. Jika pesan itu bersifat lisan, maka penerima perlu menjadi seorang pendengar yang baik, karena jika penerima tidak mendengar, pesan tersebut akan hilang. Dalam proses ini, penerima melakukan decoding, yaitu memberikan penafsiran interpretasi terhadap pesan yang disampaikan kepadanya. Pemahaman (understanding) merupakan kunci untuk melakukan decoding dan hanya terjadi dalam pikiran penerima. Akhirnya penerimalah yang akan menentukan bagaimana memahami suatu pesan dan bagaimana pula memberikan respons terhadap pesan tersebut.

5. Proses terakhir dalam proses komunikasi adalah feedback atau umpan balik yang memungkinkan sumber mempertimbangkan kembali pesan yang telah disampaikannya kepada penerima. Respons atau umpan balik dari penerima terhadap pesan yang disampaikan sumber dapat berwujud kata-kata ataupun tindakan-tindakan tertentu. Penerima bisa mengabaikan pesan tersebut ataupun menyimpannya. Umpan balik inilah yang dapat dijadikan landasan untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi.
Di dalam suatu organisasi atau perusahaan , sangat diperlukan komunikasi yang efektif demi kelancaran berjalannya kegiatan organisasi perusahaan . Yang dimaksud dengan komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang efektif dan tepat sasaran . Dalam komunikasi tersebut , efektifitas komunikasi diukur dari adanya keterbukaan antara pihak yang melakukan komunikasi , saling mendukung antara pihak yang melakukan komunikasi , bersikap positif , saling memahami antara pihak yang saling melakukan komunikasi , kesetaraan antara pihak yang melakukan komunikasi.
Pada zaman modern seperti sekarang , banyak organisasi atau perusahaan yang menggunakan media elektronik misalnya FAX , Phone , SMS , MMS , Internet , Email , Tele-Conference , Video Conference , dll sebagai media untuk berkomunikasi . Dengan menggunakan media elektronik tersebut , dampak positifnya , kegiatan komunikasi bisa berjalan lebih mudah , efektif dan efisien . Dampak negatifnya , bisa menyebabkan melimpahnya informasi dan berkurangnya kesempatan untuk berkomunikasi kontak muka . Jadi melakukan komunikasi dengan menggunakan media elektronik tidak selalu mendapatkan dampak positifnya , tetapi juga ada dampak negatifnya .

Thursday, March 13, 2014

Surat Lamaran Kerja


 Hal : Lamaran Pekerjaan

Kepada Yth.,
Manajer Sumber Daya Manusia
PT. Permata Indah Berlian
Jl. Seruling Senja No 45 Pasar Rebo
Jakarta Timur.

Dengan hormat,

Bpk. Zayn Malik, seorang asisten editor di PT. Permata Indah Berlian, menginformasikan kepada saya tentang rencana pengembangan dan penambahan tenaga di Departement Finansial PT. Permata Indah Berlian.
Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini perkenankan saya mengajukan diri untuk bergabung serta menjadi bagian dalam rencana pengembangan PT. Permata Indah Berlian tersebut.

Mengenai diri saya, dapat saya jelaskan sebagai berikut :
Nama                           :  Mentari Covina
Tempat & tgl. Lahir    :  Bekasi, 26 April 1994
Pendidikan Akhir        : Diploma Tiga
Alamat                        :  Dukuh Zamrud Blok Q 10, Bekasi Timur, Bekasi
Telepon (HP)               :  08988289016
e-mail                          :  Mentaricovina@gmail.com
Status Perkawinan      :  Single

Saat ini saya bekerja di PT. Emas Murni Sejati, sebagai staf Pembukuan dan Perpajakan, dengan fokus utama pekerjaan di bidang entri data keuangan dan perpajakan.

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :

Daftar Riwayat Hidup.
Foto copy ijazah D-3.
Foto copy sertifikat kursus/pelatihan.
Pas foto terbaru.

Besar harapan saya untuk diberi kesempatan wawancara, dan dapat menjelaskan lebih mendalam mengenai diri saya. Seperti yang tersirat di resume (riwayat hidup), saya mempunyai latar belakang pendidikan, pengalaman potensi dan seorang pekerja keras.

Demikian saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian Bapak.

Hormat saya,

(Mentari Covina)

Pengertian Komunikasi Bisnis

Pengertian Komunikasi Bisnis

            Komunikasi bisnis pada sebuah organisasi memegang peranan penting terhadap jalannya bisnis tersebut. Setiap interaksi yang terjadi dalam kehidupan sehari hari tanpa disadari telah terjadi pertukaran informasi dari sumber kepada penerimanya. Hal inilah yang mendasari aktivitas komunikasi dalam kehidupan sehari hari.
            Dalam bisnis diperlukan kemampuan komunikasi bisnis yang amat penting untuk tercapainya sebuah tujuan organisasi. Seperti saat memberikan instruksi kepada bawahan, menghadapi klien atau memberikan tanggapan terhadap pelanggan dibutuhkan keahlian terhadap komunikasi bisnis yang baik. Terdapat 6 unsur pokok dalam komunikasi bisnis yaitu:

       1.       Tujuan, aktivitas komunikasi harus dijalani sejalan dengan tujuan organisasi yang sebelumnya telah ditetapkan
      2.       Pertukaran, pertukaran pesan (informasi) bisnis melibatkan sedikitnya dua orang atau lebih sebagai komunikator dan komunikan
      3.       Ide, bentuk pesan bisa beragam seperti gagasan, opini, informasi, instruksi tergantung pada tujuannya, situasi, dan kondisi
      4.       Transmisi pesan, yaitu alat saluran komunikasi personal atau impersonal yang bersifat tatap muka, dengan memakai media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaam orang dalam waktu bersamaan
      5.       Symbol atau sinyal, penggunaan alat atau sebuah metode yang dapat dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan
     6.       Pencapaian tujuan organisasi, karakteristik yang membedakan antara organisasi atau lembaga formal terhadap informasi, adalah tuuan sukses berbisnis yang telah di tetapkan sebelumnya oleh manajemen.

Peengertian komunikasi bisnis merupakan sebuah progress pertukaran pesan (informasi) untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja didalam struktur organisasi (jenjang/level) pada system organisasi yang kondusif. Pada kegiatan komunikasi bisnis pesan yang disampaikan hendaknya tidak hanya bersifat informative semata, namun juga bersifat persuasive untuk memberikan pemahaman pada pihak lain agar mengerti dan bersedia menerima suatu keyakinan untuk melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.


Pentingnya komunikasi bisnis
Bagi seorang manajer dituntut memiliki kemampuan untuk membicarakan mengenai ide gagasan dan tujuan dalam lingkungan organisasi tersebut untuk kemajuan dimasa depan. Pentingnya kemampuan kepada para pelanggan. Berbagai kendala yang mungkin dihadapi seorang manajer yang dihadapi dalam komunikasi bisnis, antara lain:
        1.       Struktur komunikasi yang buruk
        2.       Penyampaian yang lemah
        3.       Penggunaan media yang salah  
        4.       Pesan yang campur aduk
        5.       Salaha audience
       6.       Lingkungan yang mengganggu


     Sumber :
s

 

Pentingnya komunikasi yang baik dalam bisnis


Pentingnya komunikasi yang baik dalam bisnis
                Pentingnya komunikasi yang baik dalam bisnis merupakan salah satu unsure penting yang membangun sebuah tim, yang dapat membawa bisnis kepada tingkat keberhasilan. Kemampuan untuk berkomunikasi secara jelas berguna untuk mendominasi dalam dunia usaha. Komunikasi adalah kunci yang dapat membangun tim yang kuat dan mendorong bisnis terhadap kinerja yang lebih baik. Pentingnya keterampilan komunikasi yang baik perlu ditekankan dalam program pelatihan.
                Komunikasi adalah kunci untuk membangun dan mengelola bisnis yang sukses. Berikaut adalah beberapa efek yang paling penting dan mendorong dalam komunikasi bisnis:
1.       Membantu membangun tim
Dalam membangun sebuah tim, membutuhkan seorang pemimpin yang mampu dengan baik untuk berkomunikasi dengan setiap individu. Dengan menghilangkan rasa takut dan menanamkan kepercayaan dalam kemampuan mereka melalui komunikasi langsung, seorang pemimpin dapat menciptakan sebuah tim yang dapat unggul dalam organisasi.

2.       Menghindari kesalah pahaman
Dengan komunikasi yang teratur banyak kesalahpahaman dan miskomunikasi yang akan dapat diselesaikan secara damai. Hal ini membuat lebih mudah setiap karyawan untuk meminimalkan sengketa yang tidak perlu dan membebaskan pikirannya untuk lebih focus pada tugas.

3.       Membantu dalam meningkatkan proses bisnis
Tidak ada proses bisnis yang sempurna dan selalu ada ruang untuk perbaikan. Jika saluran komunikasi yang terbuka melalui pertemuan interaksi mingguan atau bulanan dan isu-isu yang dibahas, maka proses bisnis yang lebih halus dan efisien dapat dikembangkan.

4.       Meningkatkan kualitas layanan
Dari sudut pandang bisnis dan hubungan pelanggan, interaksi dengan pelanggan dapat membantu bisnis memberikan layanan yang lebih baik. Ketika pelanggan bermasalah maka dapat diselesaikan segera melalui komunikasi langsung, ia terkejut untuk terus membeli produk atau jasa anda.

5.       Menciptakan suasana positif
Komunikasi positif antara berbagai anggota tim yang membentuk departemen bisnis, membantu memilah masalah internal dan memperlancar penyelesaian masalah yang menciptakan hambatan dalam proses bisnis.

6.       Interaksi pemasaran, pelanggan & penjualan
Dengan model komunikasi yang lebih baik yang membangun jalur interaksi dengan pelanggan, tim pemasaran dan penjualan dapat menerapkan pendekatan yang lebih terfokus, yang bias mendatangkan dividen yang menguntungkan dalam jangka panjang, dalam bentuk peningkatan angka penjualan dan margin keuntungan yang melonjak.

7.       Pemahaman yang lebih baik kondisi pasar
Berkomunikasi dengan pelanggan melalui survey dapat membantu memahami kondisi pasar dengan cara yang lebih baik. Apa yang kurang dalam suatu produk terbaik ditunjukkan oleh pelanggan. Ketika tim manajemen memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kondisi pasar dan membaca pikiran konsumen, maka akan dibuat produk yang lebih baik dan lebih mudah.

Untuk menyimpulkan dalam setiap aspek bisnis, komunikasi memegang kunci untuk meningkatkan kerja sama dan pengertian. Mengembangkan tim bisnis anda dan mendorong terbukanya jalur komunikasi di antara mereka dapat menghilangkan banyak miss komunikasi yang dapat memperlambat proses bisnis. Dengan sinergi kreatif mereka, tim dapat memberikan solusi inovatif yang mampu membuat bisnis lebih unggul atas pasangan lainnya. Komunikasi harus didorong dalam setiap organisasi bisnis untuk menciptakan kekuatan positif.

sumber :